BELANJA PERALATAN DAN PERLENGKAPAN TAEKWONDO, KLIK DI SINI

Rabu, 29 Oktober 2014

SIAP TEMPUR DI PORPROV 2014

- Taekwondoin binaan Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (Pengcab TI) Balikpapan, menaruh optimis menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V 2014 Kaltim. Termotivasinya atlet-atlet taekwondo Kota Minyak, setelah mereka melakoni  try out tampil di kejuaraan taekwondo berskala nasional bertitel Poltek Cup 2014 Makassar. Secara keseluruhan hasil yang diraih atlet-atlet Balikpapan di kejuaraan yang berlangsung pada 16-19 Oktober di GOR Sudiang Makassar tersebut memang belum terbilang memuaskan, mengingat lawan-lawan yang dihadapi dari hampir seluruh provinsi di Indonesia. Total perolehan medali Balikpapan di perhelatan tersebut 1 medali emas, 3 perak dan 5 perunggu. “Hasil tersebut memang belum maksimal. Tapi setidaknya even ini menambah jam terbang atlet dan mental bertanding mereka terasah. Motivasi inilah yang menjadi modal lebih atlet-atlet kita. Artinya sekarang kami sudah sangat siap menghadapi Porprov Kaltim yang hanya tinggal hitungan hari,” terang Juli Prastomo, Sekretaris Umum TI Balikpapan, kemarin (25/10). Raihan emas di Poltek Cup Makassar dipersembahkan oleh Gerry Wiradana, perak atas nama Harry Sudhana, Noormila, Derry Noor Ismi. Sedangkan perak disumbang oleh Suryo Bhuwono, Teguh Prakosa, Alief Fadila, Aprilia Muradi dan Risdar Mutaqien. Di event tersebut secara keseluruhan TI Balikpapan menurunkan 9 atlet senior dan 2 atlet juniornya. Di hari pertama, Teguh Prakosa yang digadang-gadang memberikan prestasi supernya, terganjal oleh seniornya di Puslatda Kaltim, Alfred Blegur yang turun mewakili Penajam Paser Utara (PPU). Pun demikian dengan Suryo Bhuwono yang berlaga di kelas Over 87 Kg juga terhenti di semifinal setelah kalah dari Zamzam yang  juga dari Puslatda Kaltim.  Sementara, Noormila Sari (under 67 kg putri senior) sukses melaju ke final, namun gagal mengalahkan Suhaebathul juga atlet Puslatda Kaltim.  Hari pertama Balikpapan meraih 1 perak (Noormila), 2 perunggu ( Suryo Bhuwono, Teguh Prakosa). Berikutnya  Balikpapan melanjutkan perjuangannya dengan 3 atlet. Cahyo Malik Utomo gagal di penyisihan, Aprilia Muradi yang untuk pertama kali main di kelas senior tersingkir di semifinal dan harus menyerah lagi-lagi oleh atlet puslatda Siti Mahmuda.  Demikian dengan Alif Fadila yang turun di junior under 59Kg bernasib serupa, hanya meraih medali perunggu setelah gagal melenggang ke final usai kalah atas Laode dari Makassar. Perburuan medali hari ketiga masih juga diselimuti kerasnya persaingan para atlet. Selain jumlah peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya, tak kurang labih dari 300 atlet dari 21 kontingen yang sebagian besar dari Indonesia bagian timur. Berlaga di kelas Under 53 Kg Senior Putri, Derry Noor Ismi, nyaris saja memecahkan kebuntuan emas Balikpapan. Namun sayang, kembali Tim Gugus Emas Kaltim kembali merajai di kelas ini. Dery tunduk saat melawan Sari Susilawati. Harry Sudhana (under 87 kg senior putra) yang tahun lalu berjaya dengan emasnya. Kali ini tertahan pula atlet tuan rumah Richard di partai final. Sementara itu, Risdar Muttaqien (under 80kg  senior putra) juga puas medali perunggu setelah kalah melawan atlet Depok Jawa Barat Santoso Nugroho di semifinal. (under 51kg junior putra) mampu mendongakkan kepala tim Balikpapan setelah berjaya di kelasnya dengan melumpuhkan Paksi Danubrata (atlet Puslatda Kaltim) di semifinal, dan di final mampu membungkam atlet Papua Wellem Ingges. Gerry  juga melanjutkan estafet peraih gelar atlet terbaik setelah sebelumnya menjadi milik Fajar Subehan.(san)


TINGGAL DI BALIKPAPAN???? INGIN LATIHAN PRIVAT TAEKWONDO???? HUBUNGI SAYA VIA FB, KLICK DI SINI